Gambaran Surveilans Kejadian Malaria di Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2022-2024
Abstract
Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit menular dan pengendaliannya telah menjadi bagian dari komitmen Sustainable Development Goals (SDGs) hingga tahun 2030.
Tujuan: untuk mengetahui gambaran surveilans malaria di Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2022-2024.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang melihat gambaran kasus malaria di Kabupaten Rokan Hilir tahun 2022-2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kasus malaria yang tercatat dalam sistem surveilans malaria di Kabupaten Rokan Hilir selama periode tahun 2022–2024. Sampel merupakan seluruh data kasus malaria yang memenuhi kriteria inklusi selama periode tahun 2022–2024. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari sistem surveilans malaria di Kabupaten Rokan Hilir. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif.
Hasil: Jumlah kasus malaria mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2022 ke 2023, yaitu dari 1.717 kasus menjadi 2.711 kasus. Peningkatan ini menunjukkan adanya lonjakan sebesar 57,9%. Sementara itu terdapat variasi yang sangat besar dalam jumlah kasus malaria antar wilayah kerja Puskesmas. Puskesmas Panipahan mencatat jumlah kasus tertinggi yaitu 5.056 kasus, jauh melebihi wilayah kerja Puskesmas lainnya.
Kesimpulan: Kejadian malaria masih ditemukan dan menunjukkan variasi distribusi berdasarkan tempat, dan waktu. Secara spasial, distribusi kasus malaria tidak merata dan terkonsentrasi pada wilayah tertentu, yang mengindikasikan adanya perbedaan risiko penularan antar kecamatan atau desa.



