Pendekatan Komprehensif dalam Pencegahan HIV/AIDS Tinjauan Literatur dan Peran Strategis Tenaga Kesehatan Serta Komunitas
Abstract
Latar Belakang: HIV/AIDS merupakan tantangan kesehatan global yang kompleks dan terus berkembang, dengan lebih dari 39 juta orang hidup dengan HIV secara global pada tahun 2022. Penularan HIV yang tinggi pada kelompok rentan seperti pengguna narkoba suntik, pekerja seks, dan lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL), menuntut strategi pencegahan yang adaptif dan multidimensional. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pencegahan HIV/AIDS berdasarkan 15 jurnal nasional dan internasional terkini (2020–2025), dengan fokus pada efektivitas intervensi serta peran tenaga kesehatan dan komunitas.
Metode: Penelusuran dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect, SAGE, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi artikel tahun 2020–2025, berbahasa Indonesia dan Inggris, yang membahas pencegahan HIV/AIDS. Total 15 artikel dianalisis secara sistematis.
Hasil: Strategi utama pencegahan HIV yang ditemukan meliputi edukasi seksual komprehensif, promosi penggunaan kondom, terapi antiretroviral (ART), penggunaan profilaksis pra-pajanan (PrEP), layanan mobile, serta intervensi berbasis komunitas dan digital. Pendekatan yang melibatkan peer educator, tokoh agama, dan integrasi layanan ke Puskesmas meningkatkan efektivitas program. Faktor seperti stigma, akses terbatas, dan ketimpangan sosial menjadi hambatan signifikan yang memerlukan perhatian serius.
Kesimpulan: Pencegahan HIV/AIDS memerlukan kolaborasi lintas sektor dan pendekatan yang bersifat holistik, inklusif, dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya menekankan pada intervensi medis, tetapi juga penguatan sosial dan budaya melalui pemberdayaan komunitas, pengurangan stigma, serta kebijakan yang mendukung layanan ramah dan aksesibel.



